Ilustrasi digital sel punca dengan struktur kondensat biomolekuler di dalam sel, menunjukkan proses regulasi gen dan perbaikan DNA yang sedang diteliti oleh David Libich.
Ilustrasi digital sel punca dengan struktur kondensat biomolekuler di dalam sel, menunjukkan proses regulasi gen dan perbaikan DNA yang sedang diteliti oleh David Libich.

Pemahaman baru tentang perilaku fisik sel bisa memberi konteks penting untuk teman atau rekan yang mengikuti perkembangan riset kanker dan neurodegenerasi.

Terobosan Riset Seluler dengan Dana $2,1 Juta Alur cerita dan fakta utama

Ilmuwan dari UT Health San Antonio, David Libich, menerima hibah Maximizing Investigators’ Research Award senilai 2,1 juta dolar AS untuk penelitian selama lima tahun. Dana tersebut akan digunakan guna mempelajari kondensat biomolekuler — struktur dinamis di dalam sel yang berperan dalam regulasi gen dan perbaikan DNA. Ketika kondensat ini mengalami gangguan, risiko penyakit mematikan seperti kanker dan neurodegenerasi meningkat.

Libich, yang juga profesor rekanan di Department of Biochemistry and Structural Biology dan peneliti di Greehey Children’s Cancer Research Institute, fokus pada protein intrinsik tidak teratur yang fleksibel. Timnya akan meneliti bagaimana sinyal seluler memicu perubahan fisik pada kondensat, serta dampaknya bila proses komunikasi ini terganggu. Salah satu fokus utama adalah perilaku protein EWS dan varian fusi kanker terkait di dalam kondensat.

Penelitian ini juga mencakup gen BRCA1 dan pasangannya BARD1, yang mutasinya diketahui meningkatkan risiko kanker payudara dan ovarium. Alih-alih menargetkan satu enzim atau reseptor, pendekatan baru ini berupaya mengatur perilaku fisik kondensat itu sendiri. Jika berhasil, strategi ini bisa mencegah pembentukan kondensat berbahaya pada kanker atau memulihkan fungsi normal pada kasus neurodegenerasi.

Hibah dari National Institute of General Medical Sciences ini bersifat jangka panjang dan mendukung keseluruhan program riset, bukan proyek terbatas. Hal ini memungkinkan tim untuk mengeksplorasi arah baru yang tidak terduga. Libich menekankan bahwa kemajuan besar dalam pengobatan selalu dimulai dari riset dasar di tingkat molekuler, dan inilah tujuan dari penelitian ini.

Fakta

  • David Libich dari UT Health San Antonio menerima hibah Maximizing Investigators’ Research Award senilai 2,1 juta dolar AS pada 19 Mei 2026.
  • Dana tersebut diberikan oleh National Institute of General Medical Sciences untuk penelitian lima tahun tentang kondensat biomolekuler dalam sel.
  • Kondensat biomolekuler adalah ruang kerja seluler yang memengaruhi regulasi gen dan perbaikan DNA, dan gangguannya terkait kanker dan neurodegenerasi.
  • Penelitian fokus pada protein intrinsik tidak teratur, termasuk EWS dan varian fusi kanker, serta gen BRCA1 dan BARD1.
  • Pendekatan ini berupaya mengatur perilaku fisik kondensat, bukan hanya menargetkan enzim atau reseptor tunggal.
  • Hibah jangka panjang ini memungkinkan eksplorasi arah riset baru yang tidak terduga dalam biologi dasar.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial