Ilustrasi uang kertas dolar AS dan rupiah dengan latar belakang gedung bank BUMN dan kapal ekspor, menggambarkan kebijakan baru penempatan devisa hasil ekspor.
Ilustrasi uang kertas dolar AS dan rupiah dengan latar belakang gedung bank BUMN dan kapal ekspor, menggambarkan kebijakan baru penempatan devisa hasil ekspor.

Perubahan aturan DHE memberi konteks penting bagi rekan atau kolega yang mengikuti stabilitas rupiah dan alur devisa.

Aturan DHE Baru, Cadangan Devisa Naik? Alur cerita dan fakta utama

Pemerintah menerapkan aturan baru devisa hasil ekspor (DHE) mulai 1 Juni 2026, mengharuskan eksportir menempatkan devisa di bank himbara. Industri migas wajib menyimpan 30 persen selama tiga bulan, sementara non-migas wajib menyimpan 100 persen selama 12 bulan. Batas konversi dolar ke rupiah juga dikurangi dari 100 persen menjadi 50 persen.

Namun, kebijakan ini tidak otomatis memperkuat cadangan devisa Bank Indonesia. Menurut peneliti CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet, dana yang disimpan tetap milik eksportir dan hanya memperkuat likuiditas valuta asing domestik, bukan cadangan devisa negara, kecuali dolar tersebut dikonversi atau dibeli oleh BI.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini aturan ini akan membantu menaikkan cadangan devisa, karena selama ini banyak devisa yang keluar meski neraca perdagangan surplus. Namun, Yusuf menekankan bahwa kebijakan DHE hanya lapisan pertahanan tambahan dan tidak menggantikan perbaikan fundamental ekonomi seperti kredibilitas fiskal dan kualitas arus modal.

Fakta

  • Aturan DHE baru mulai berlaku 1 Juni 2026, mengharuskan eksportir menempatkan devisa di bank himbara.
  • Industri migas wajib menahan 30% devisa selama 3 bulan, non-migas wajib menahan 100% selama 12 bulan.
  • Batas konversi DHE dari valas ke rupiah dikurangi dari 100% menjadi 50%.
  • Peneliti CORE Yusuf Rendy Manilet menyatakan DHE tidak otomatis tambah cadangan devisa BI karena dana tetap milik eksportir.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini aturan ini bisa tingkatkan cadangan devisa yang selama ini tidak naik meski neraca perdagangan surplus.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial