Ilustrasi benua super Pangaea dengan lokasi rumah pengguna ditandai, berdampingan dengan peta dunia modern yang menunjukkan pergerakan lempeng tektonik selama ratusan juta tahun.
Ilustrasi benua super Pangaea dengan lokasi rumah pengguna ditandai, berdampingan dengan peta dunia modern yang menunjukkan pergerakan lempeng tektonik selama ratusan juta tahun.

Kita bisa melacak perjalanan tanah tempat kita tinggal sekarang hingga ke zaman benua super Pangaea. Kalau ada teman yang suka sejarah Bumi atau geologi, ini bisa dibagikan pelan-pelan.

Rumahmu 320 juta tahun lalu ada di mana? Alur cerita dan fakta utama

Sebuah alat baru yang dikembangkan oleh peneliti dari Universitas Utrecht memungkinkan pengguna melihat posisi rumah mereka 320 juta tahun lalu, saat semua benua masih menyatu dalam superkontinen Pangaea. Model ini, bernama Paleolatitude, menggunakan data magnetik dalam batuan untuk menentukan garis lintang pembentukan batuan dan melacak pergerakan lempeng tektonik sepanjang waktu geologis.

Fakta

  • Alat Paleolatitude dikembangkan oleh peneliti dari Universitas Utrecht untuk melacak posisi rumah pengguna 320 juta tahun lalu.
  • Model ini menggunakan sinyal magnetik dalam batuan untuk menentukan garis lintang saat pembentukan batuan.
  • Benua super Pangaea terbentuk sekitar 320 juta tahun lalu dan mulai terpisah sekitar 200 juta tahun lalu.
  • Penelitian mencakup benua yang hilang seperti Argoland, yang terpisah dari Australia Barat 155 juta tahun lalu dan kini berada di dataran tinggi Indonesia.
  • Profesor Douwe van Hinsbergen menyatakan model ini pertama kali yang bisa melacak perjalanan global batuan, termasuk yang telah masuk ke mantel Bumi.
  • Dr. Emilia Jarochowska menyebut model ini memperluas pemahaman keanekaragaman hayati ke dimensi spasial tiga dimensi.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial