Ilustrasi empat pelajar berpakaian lapangan sedang mengamati fosil bersama peneliti di situs purbakala Bumiayu, dengan latar belakang bukit dan museum kecil yang dikelola masyarakat.
Ilustrasi empat pelajar berpakaian lapangan sedang mengamati fosil bersama peneliti di situs purbakala Bumiayu, dengan latar belakang bukit dan museum kecil yang dikelola masyarakat.

Pengalaman langsung di lapangan ini memberi konteks ringan untuk teman yang ingin melihat bagaimana sejarah digali dari tanah Jawa.

Pelajar Ikuti Peneliti BRIN di Situs Bumiayu Alur cerita dan fakta utama

Empat pelajar dari berbagai latar belakang pendidikan mengikuti studi lapangan di Situs Purbakala Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, bersama peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 3–6 Mei 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan arkeologi, arkeometri, dan pelestarian budaya secara langsung kepada generasi muda. Selama empat hari, peserta mengunjungi Museum Purbakala Bumiayu, lokasi ekskavasi, dan situs peninggalan kolonial, serta berdialog dengan peneliti dan masyarakat lokal. Mereka menyaksikan langsung proses penelitian ilmiah, termasuk survei darat, pemantauan udara dengan drone, ekskavasi, dan analisis fosil. Situs Bumiayu sendiri diperkirakan berusia antara 2,4 juta hingga 1,8 juta tahun lalu, dan berpotensi mengubah pemahaman tentang keberadaan Homo erectus di Pulau Jawa. Selain aspek ilmiah, peserta juga mempelajari pentingnya dokumentasi visual dan narasi digital dalam menyebarkan pengetahuan arkeologi ke publik. Mereka merekam pengalaman melalui foto, video, dan wawancara masyarakat untuk dikembangkan menjadi esai, buku perjalanan, dan cerita rakyat berbasis riset. Kegiatan ini juga menyoroti peran masyarakat lokal dalam menjaga situs dan museum secara mandiri, meski dengan keterbatasan sumber daya. Ke depan, hasil dokumentasi peserta direncanakan untuk dipublikasikan secara akademik dan populer sebagai bagian dari literasi budaya dan pendidikan.

Fakta

  • Empat pelajar dari Alta Global School dan Strive Online Homeschooling ikut studi lapangan di Situs Purbakala Bumiayu, Brebes, pada 3–6 Mei 2026.
  • Situs Bumiayu diperkirakan berusia 2,4 juta hingga 1,8 juta tahun, menjadi salah satu daratan awal di Pulau Jawa.
  • Peneliti BRIN menyatakan Bumiayu berpotensi mengubah temuan sebelumnya tentang keberadaan manusia purba di Jawa.
  • Museum Purbakala Bumiayu dikelola secara mandiri oleh masyarakat lokal dengan dukungan terbatas.
  • Peserta belajar langsung dari peneliti BRIN dan mahasiswa tentang ekskavasi, drone survei, dan arkeometri.
  • Hasil dokumentasi peserta akan dikembangkan menjadi esai ilmiah, buku perjalanan, dan cerita rakyat berbasis wawancara.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial