
Temuan ornamen emas ini memberi konteks ringan untuk teman yang tertarik melihat jejak kekuasaan dan ritual di Eropa kuno.

Temuan Emas 1.500 Tahun di Norwegia Alur cerita dan fakta utama
Seorang pejalan kaki di Norwegia menemukan ornamen emas berusia 1.500 tahun yang berasal dari abad keenam. Benda sepanjang 6 sentimeter dan berbobot 33 gram ini merupakan hiasan sarung pedang milik seorang pemimpin elite pada masa itu. Penemuan ini terjadi di dekat Hove, kawasan yang dikenal sebagai pusat kekuasaan dan ritual di paruh pertama abad ke-6.
Arkeolog Hakon Reiersen dari Museum Arkeologi University of Stavanger menjelaskan bahwa ornamen ini menunjukkan tanda pemakaian intensif, mengindikasikan bahwa pemiliknya adalah figur penting dengan pasukan pengawal setia. Hiasan ini dihiasi pola lengkung dan figur makhluk dengan kepala manusia dan tubuh binatang, simbol yang populer di masa itu dan diduga kuat terkait ritual keagamaan.
Pada masa tersebut, wilayah selatan Norwegia mengalami krisis besar akibat bencana alam seperti letusan gunung berapi, cuaca ekstrem, dan wabah pes. Para penguasa setempat diyakini melakukan persembahan artefak mewah seperti ini kepada dewa untuk memohon perlindungan. Hingga kini, hanya 17 objek serupa yang ditemukan di seluruh Eropa Utara.
Ornamen ini akan menjadi bagian dari pameran resmi di Museum Arkeologi University of Stavanger. Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa Hove bukan hanya pusat kekuasaan antara tahun 200–550 M, tetapi juga lokasi ritual penting bagi para penguasa kuno.
Fakta
- Pejalan kaki menemukan ornamen emas berusia 1.500 tahun di bawah pohon di Norwegia pada Mei 2026.
- Ornamen sepanjang 6 cm dan berbobot 33 gram ini berasal dari abad ke-6 dan diduga milik pemimpin elite.
- Hiasan menampilkan figur makhluk dengan kepala manusia dan tubuh binatang, simbol populer dalam ritual kuno.
- Arkeolog menyebut benda ini dipersembahkan untuk memohon perlindungan dari bencana alam seperti letusan gunung dan wabah pes.
- Hanya 17 objek serupa yang pernah ditemukan di Eropa Utara, menunjukkan kelangkaan temuan ini.
- Ornamen akan dipamerkan di Museum Arkeologi University of Stavanger.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





