
Temuan kecil ini memberi konteks ringan untuk teman yang tertarik sejarah Eropa kuno.

Emas Kuno Tersembunyi di Tanah Norwegia Alur cerita dan fakta utama
Seorang pejalan kaki menemukan ornamen emas langka dari abad ke-6 di Hove, Norwegia, saat memperhatikan gundukan tanah di bawah pohon. Benda sepanjang 6 sentimeter dan berbobot 33 gram itu dihiasi ukiran hewan dan figur bermuka manusia, menunjukkan keahlian tinggi dalam pembuatannya. Diduga benda ini adalah bagian dari persembahan ritual oleh pemimpin elite pada masa krisis populasi akibat pandemi pes, letusan gunung berapi, dan pendinginan iklim global.
Arkeolog Hakon Reiersen dari Museum Arkeologi University of Stavanger menyatakan bahwa kondisi aus pada ornamen menunjukkan pedang tersebut digunakan secara aktif, kemungkinan oleh seorang pemimpin militer berpengaruh di wilayah tersebut. Temuan ini mendukung teori bahwa Hove pernah menjadi pusat kekuasaan dari tahun 200 hingga 550 Masehi, meskipun bukti arkeologis sebelumnya terbatas.
Polanya yang rumit dan material emasnya menandakan status tinggi pemiliknya, serta peran simbolis dalam ritual keagamaan untuk menegaskan otoritas di tengah ketidakpastian. Artefak ini akan dipamerkan di Museum Arkeologi University of Stavanger sebagai bagian dari upaya memahami struktur sosial dan keagamaan masyarakat Nordik kuno.
Fakta
- Pejalan kaki menemukan ornamen emas berat 33 gram dan panjang 6 cm di Hove, Norwegia, pada Mei 2026.
- Ornamen berasal dari abad ke-6 dan diduga bagian dari persembahan ritual oleh pemimpin elite.
- Tim dari Museum Arkeologi University of Stavanger mengidentifikasi ornamen sebagai simbol kekuasaan di masa krisis iklim dan pandemi.
- Pola hiasan menunjukkan figur bermuka manusia dengan tubuh binatang yang saling berhadapan.
- Artefak akan dipamerkan di Museum Arkeologi University of Stavanger.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





