
Tekanan pada daya beli dan biaya bahan bangunan ini memberi konteks ringan untuk teman atau rekan yang sedang mengikuti isu perumahan.

Rupiah Melemah, Program 3 Juta Rumah Terancam Alur cerita dan fakta utama
Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh Rp17.670 per dolar AS mulai memberikan tekanan serius terhadap pelaksanaan Program 3 Juta Rumah. Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyatakan bahwa pelemahan rupiah berdampak besar pada perusahaan manufaktur padat karya yang masih bergantung pada bahan baku impor atau pinjaman berdenominasi dolar AS. Jika kondisi ini berlangsung lebih dari enam bulan, tekanan terhadap sektor properti dikhawatirkan semakin memburuk.
Selain biaya produksi, daya beli masyarakat juga turut tertekan akibat pelemahan rupiah, yang berdampak langsung pada penyerapan rumah bersubsidi melalui skema FLPP. Meski segmen rumah mewah relatif tidak terdampak karena konsumennya memiliki daya dukung finansial kuat, kelas menengah terus mengalami tekanan ekonomi sejak 2024.
Di sisi lain, kebijakan OJK yang melonggarkan batas kredit bermasalah memberi harapan baru untuk mendorong penyerapan rumah. REI berharap pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan, dapat merespons dengan stimulus yang mampu menekan dampak negatif. Pengembang juga masih berkomitmen mendukung program meski biaya bahan bangunan mulai terasa naik, terutama karena banyak yang telah mengamankan stok sebelumnya.
Fakta
- Nilai tukar rupiah melemah hingga Rp17.670 per dolar AS pada 18 Mei 2026.
- Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyatakan pelemahan rupiah memberi tekanan pada perusahaan properti yang bergantung pada bahan baku impor atau pinjaman berdenominasi dolar.
- Pelemahan rupiah berdampak pada daya beli masyarakat dan biaya logistik, mengancam penyerapan rumah bersubsidi melalui skema FLPP.
- Segmen rumah mewah relatif tidak terdampak karena konsumen memiliki daya dukung finansial kuat.
- Kebijakan OJK melonggarkan batas kredit bermasalah dinilai bisa mendorong penyerapan rumah bagi masyarakat yang terkendala catatan kredit.
- Ketum Appernas Andre Bangsawan memperkirakan dampak signifikan baru akan terasa dalam 3–6 bulan ke depan saat stok bahan bangunan menipis.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





