Gedung kantor pusat BRI dengan latar belakang grafik saham yang menunjukkan tren penurunan, disertai ilustrasi transaksi jual saham oleh investor asing
Gedung kantor pusat BRI dengan latar belakang grafik saham yang menunjukkan tren penurunan, disertai ilustrasi transaksi jual saham oleh investor asing

Meski terkoreksi, rekomendasi beli dari analis bisa jadi konteks tambahan untuk rekan atau investor yang mengikuti pergerakan saham perbankan.

Aksi jual asing tekan saham BBRI Alur cerita dan fakta utama

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengalami tekanan jual dari investor asing selama periode 11 hingga 13 Mei 2026, dengan nilai net sell mencapai Rp390,7 miliar di pasar reguler. Aksi jual tersebut menempatkan BBRI sebagai emiten dengan net sell terbesar kedua di Bursa Efek Indonesia, setelah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Dampaknya, harga saham BBRI terkoreksi 3,1 persen ke level Rp3.120 pada penutupan perdagangan 13 Mei 2026, dan secara tahun berjalan (YTD) telah turun 14,7 persen.

Di tengah tekanan pasar, MNC Sekuritas justru mengeluarkan rekomendasi beli untuk saham BBRI, dengan target harga jangka panjang di Rp4.050 per lembar. Analis Victoria Venny menilai struktur permodalan perseroan tetap kuat, diproyeksikan stabil di atas 18 persen meski menghadapi fluktuasi harga minyak dunia. Rasio likuiditas jangka pendek juga diperkirakan melampaui ambang batas 100 persen.

Namun, terdapat risiko dari kebijakan penurunan suku bunga KUR dari 6 persen menjadi 5 persen, yang diperkirakan bisa menekan pendapatan bunga bersih BBRI hingga Rp2,7 triliun pada 2027. Segmen korporasi diproyeksikan tetap berkontribusi stabil sebesar 23–25 persen terhadap total portofolio kredit hingga 2026.

Fakta

  • Investor asing melakukan net sell saham BBRI senilai Rp390,7 miliar pada 11–13 Mei 2026.
  • Harga saham BBRI terkoreksi 3,1 persen ke level Rp3.120 pada 13 Mei 2026, dengan penurunan YTD mencapai 14,7 persen.
  • MNC Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk BBRI dengan target harga Rp4.050 per saham.
  • Rasio permodalan BBRI diproyeksikan tetap kuat di atas 18 persen meski ada fluktuasi harga minyak dunia.
  • Penurunan suku bunga KUR dari 6 persen menjadi 5 persen berpotensi tekan pendapatan bunga bersih BBRI hingga Rp2,7 triliun di 2027.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial