
Sisa galaksi kuno Loki memberi konteks ringan untuk teman atau rekan yang sedang mengikuti evolusi Bimasakti.

Jejak Galaksi Kuno dalam Bimasakti Alur cerita dan fakta utama
Ilmuwan telah menemukan jejak galaksi kuno bernama 'Loki', yang ditelan oleh Bimasakti sekitar 10 hingga 11 miliar tahun lalu. Penemuan ini didasarkan pada analisis 20 bintang dekat Tata Surya yang memiliki kandungan logam sangat rendah, ciri khas bintang yang terbentuk di galaksi kerdil. Bintang-bintang ini ditemukan memiliki komposisi kimia dan pola gerak yang tidak biasa dibanding mayoritas bintang di Bimasakti.
Dua belas dari bintang tersebut bergerak secara retrograde, melawan arah rotasi galaksi, sementara 11 lainnya bergerak searah namun dengan orbit sangat elips. Kehadiran mereka di piringan galaksi menunjukkan bahwa mereka telah menyatu dengan Bimasakti sejak masa awal pembentukannya. Simulasi menunjukkan Loki kemungkinan memiliki massa sekitar 1,4 miliar kali massa Matahari dalam bentuk gas dan bintang sebelum ditelan.
Meskipun skenario satu galaksi Loki paling kuat, para peneliti juga mempertimbangkan kemungkinan dua galaksi kembar dengan evolusi kimia serupa. Namun, skenario ini dianggap kurang mungkin karena membutuhkan kondisi yang terlalu spesifik. Penemuan ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana galaksi besar seperti Bimasakti terbentuk dari penggabungan galaksi-galaksi kecil.
Fakta
- Ilmuwan menemukan jejak galaksi kuno bernama 'Loki' yang ditelan Bimasakti sekitar 10–11 miliar tahun lalu.
- Penemuan didasarkan pada analisis 20 bintang dengan kandungan logam sangat rendah dalam jarak 6.500 tahun cahaya dari Matahari.
- Sembilan bintang bergerak retrograde dan 11 lainnya prograde dengan orbit elips, menunjukkan asal yang tidak biasa.
- Loki diperkirakan memiliki massa 1,4 miliar kali massa Matahari sebelum ditelan.
- Studi dipimpin oleh Federico Sestito dari Universitas Hertfordshire dan terbit di Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





