Ilustrasi kepiting berjalan miring di dasar laut, dengan panah menunjukkan gerakan kakinya secara horizontal.
Ilustrasi kepiting berjalan miring di dasar laut, dengan panah menunjukkan gerakan kakinya secara horizontal.

Gerakan menyamping kepiting ternyata berasal dari satu nenek moyang 200 juta tahun lalu dan tak pernah muncul lagi di spesies lain. Kalau ada teman yang suka fakta unik tentang hewan, ini bisa dibagikan pelan-pelan.

Kenapa Kepiting Jalannya Miring? Alur cerita dan fakta utama

Kepiting dikenal karena cara jalannya yang miring, sebuah gerakan unik yang ternyata hanya berevolusi satu kali dalam sejarah kehidupan. Studi terbaru dari Universitas Nagasaki, Jepang, menunjukkan bahwa meskipun bentuk tubuh mirip kepiting — dikenal sebagai karsinisasi — muncul secara konvergen di berbagai spesies krustasea, gerakan menyampingnya hanya muncul sekali dari satu nenek moyang bersama sekitar 200 juta tahun lalu. Peneliti menganalisis pergerakan 50 spesies kepiting dan data genetik dari 344 spesies krustasea untuk menarik kesimpulan ini.

Karsinisasi, istilah yang diperkenalkan oleh ahli zoologi Lancelot Alexander Borradaile pada 1916, menggambarkan bagaimana bentuk tubuh pipih dan lebar ala kepiting berevolusi secara independen setidaknya lima kali, bahkan muncul pada hewan darat seperti laba-laba kepiting. Namun, berbeda dengan bentuk tubuhnya, perilaku berjalan menyamping tidak ikut bermunculan di spesies lain. Ini menunjukkan bahwa meskipun cetak biru tubuh kepiting sangat efektif untuk bertahan hidup, perubahan perilaku seperti gerakan kaki justru sangat langka.

Tubuh pipih kepiting berfungsi sebagai pelindung dari predator, memungkinkan mereka menyelinap ke celah sempit, sementara capit kuatnya berguna untuk menangkap mangsa dan bertahan. Gerakan miring juga dianggap menguntungkan karena mengecoh predator. Namun, mengapa gerakan ini tidak berevolusi lagi di spesies lain tetap menjadi misteri. Para ilmuwan menduga efisiensi tinggi dari strategi ini membuatnya tidak perlu muncul kembali secara terpisah.

Fakta

  • Gerakan menyamping pada kepiting hanya berevolusi satu kali, berasal dari nenek moyang sekitar 200 juta tahun lalu.
  • Studi dari Universitas Nagasaki menganalisis 50 spesies kepiting dan 344 spesies krustasea untuk meneliti evolusi gerakan ini.
  • Karsinisasi — bentuk tubuh mirip kepiting — telah muncul setidaknya lima kali secara konvergen dalam evolusi.
  • Bentuk tubuh pipih dan lebar kepiting berfungsi sebagai pelindung dari predator dan memudahkan penyusupan ke celah sempit.
  • Meskipun bentuk tubuhnya sering muncul kembali, gerakan berjalan miring tidak pernah berevolusi ulang di spesies lain.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial