
Kisah ini mengingatkan betapa berbahayanya jebakan sindikat scam lintas batas. Kalau ada teman atau keluarga yang berencana bekerja atau berwisata ke kawasan perbatasan, ini bisa dibagikan pelan-pelan.

Eks Tentara China Kabur dari Pusat Scam Alur cerita dan fakta utama
Seorang mantan prajurit infanteri China, Yang Lei, berhasil kabur dari pusat penipuan (scam center) di Payathonzu, Myanmar, setelah ditipu saat memimpin rombongan wisata ke Thailand. Rombongannya, termasuk pemandu lokal, diculik dan dijual ke sindikat kriminal seharga 20.000 USDT per orang, lalu dibawa ke kompleks yang disebutnya 'KK 2.0'. Di sana, para tahanan diperlakukan secara kejam, tetapi latar belakang militer Yang membuatnya mendapat perlakuan khusus, termasuk kesempatan menelepon—yang dimanfaatkannya untuk menghubungi polisi China.
Yang kemudian merancang pelarian berani: memanjat tembok setinggi enam meter menggunakan karung pasir dan papan kayu, lalu menyamar dengan melumuri tubuhnya menggunakan kotoran sapi agar tak terdeteksi anjing pelacak. Ia bersembunyi di hutan selama berhari-hari sebelum tiba di perbatasan Thailand dan melumpuhkan penjaga bersenjata dengan tali jerami. Setelah menyeberang, ia terus bergerak malam hari hingga mencapai Kedutaan Besar China.
Kisah Yang menjadi sorotan karena mengungkap betapa terstruktur dan berbahayanya jaringan scam transnasional di kawasan perbatasan Myanmar-Thailand. Meski telah kembali ke China, ia masih mengalami trauma berat, termasuk mimpi buruk berulang. Ia membagikan pengalaman ini sebagai peringatan publik, di tengah upaya pemerintah China dan negara-negara tetangga untuk membongkar jaringan kriminal semacam ini yang terus bermutasi meski sering digerebek.
Fakta
- Mantan prajurit infanteri China, Yang Lei, ditangkap bersama rombongan wisata di perbatasan Thailand-Myanmar pada pertengahan Maret 2026.
- Rombongan dijual ke sindikat scam seharga 20.000 USDT per orang dan dibawa ke kompleks scam di Payathonzu, Myanmar.
- Yang memanfaatkan pelatihan militernya untuk kabur dengan memanjat tembok setinggi enam meter dan melumuri tubuh dengan kotoran sapi.
- Ia melumpuhkan penjaga bersenjata dengan tali jerami sebelum menyeberang ke Thailand dan mencapai Kedutaan Besar China.
- Yang mengalami trauma pasca-kabur, termasuk mimpi buruk berulang, dan membagikan kisahnya sebagai peringatan publik.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





