
Ketahanan mamalia kecil ini memberi konteks ringan untuk teman yang tertarik dengan evolusi kehidupan di Bumi.

Mamalia Kecil Ini Selamat dari Kiamat Dinosaurus Alur cerita dan fakta utama
Sekitar 66 juta tahun lalu, peristiwa kepunahan massal akibat hantaman asteroid mengakhiri era dinosaurus dan memusnahkan 75 persen spesies di Bumi. Namun, sekelompok mamalia kecil berhasil bertahan, salah satunya Cimolodon desosai, nenek moyang tak langsung mamalia modern termasuk manusia. Fosil spesies ini ditemukan di Baja California, Meksiko, oleh tim dari Universitas Washington, dan berusia sekitar 75 juta tahun—masih dalam periode Kapur Akhir.
Spesies Cimolodon desosai diperkirakan seukuran hamster emas, hidup di tanah dan pepohonan, serta memiliki pola makan omnivora. Kemampuan beradaptasi inilah yang diyakini menjadi kunci kelangsungan hidupnya saat ekosistem runtuh. Fosil ini sangat langka karena mencakup tengkorak, rahang, dan tulang anggota gerak—jarang ditemukan pada mamalia purba yang tulangnya rapuh.
Penelitian menggunakan teknologi mikro-CT memungkinkan analisis mendalam tanpa merusak fosil, meningkatkan akurasi klasifikasi. Nama "desosai" diberikan sebagai penghormatan kepada Michael de Sosa VI, asisten lapangan yang menemukan fosil dan meninggal saat penelitian berlangsung. Temuan ini memperkaya pemahaman tentang transisi evolusi pasca-kepunahan dinosaurus.
Fakta
- Cimolodon desosai adalah spesies mamalia kecil seukuran hamster yang ditemukan di Baja California, Meksiko, berusia sekitar 75 juta tahun.
- Spesies ini termasuk kelompok multituberculata dan memiliki pola makan omnivora, yang membantu kelangsungan hidupnya setelah kepunahan massal 66 juta tahun lalu.
- Fosil Cimolodon desosai ditemukan pada 2009 oleh tim Universitas Washington dan mencakup tengkorak, rahang, serta tulang anggota gerak—kelangkapan yang sangat jarang.
- Teknologi mikro-CT digunakan untuk menganalisis struktur internal fosil tanpa merusaknya, meningkatkan akurasi identifikasi spesies baru.
- Nama "desosai" diberikan sebagai penghormatan kepada Michael de Sosa VI, asisten lapangan yang menemukan fosil dan meninggal selama proses penelitian.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





