Ilustrasi galaksi spiral Bimasakti menyerap galaksi kerdil Loki, dengan bintang-bintang rendah logam tersebar di dekat wilayah Tata Surya.
Ilustrasi galaksi spiral Bimasakti menyerap galaksi kerdil Loki, dengan bintang-bintang rendah logam tersebar di dekat wilayah Tata Surya.

Sisa-sisa galaksi Loki yang kini berada dekat Matahari memberi konteks ringan untuk teman yang tertarik melihat sejarah kosmik di balik langit malam kita.

Fosil galaksi kuno terungkap di Bimasakti Alur cerita dan fakta utama

Astronom telah menemukan sisa-sisa galaksi kuno bernama Loki yang ditelan Bimasakti antara 10 hingga 11 miliar tahun lalu. Penemuan ini didasarkan pada analisis 20 bintang sangat tua yang berjarak sekitar 6.500 tahun cahaya dari Matahari, yang memiliki kandungan logam sangat rendah—ciri khas bintang generasi awal alam semesta. Karakteristik kimia dan gerakan retrograde dari sebagian bintang ini menunjukkan asalnya dari luar piringan Bimasakti, mengonfirmasi peran kanibalisme galaksi dalam pembentukan struktur Bimasakti.

Galaksi Loki diperkirakan memiliki massa sekitar 1,4 miliar kali massa Matahari sebelum ditelan. Nama 'Loki' dipilih karena sifat bintang-bintangnya yang 'menyamar' di tengah populasi bintang lokal, mirip dengan dewa penipu dalam mitologi Nordik. Data menunjukkan bahwa kedua kelompok bintang—yang bergerak prograde dan retrograde—memiliki tanda kimia hampir identik, mendukung teori satu asal galaksi, bukan dua galaksi berbeda yang datang bersamaan.

Penemuan ini memperkaya bidang arkeologi galaksi, yang memanfaatkan data dari satelit Gaia untuk melacak 'fosil' bintang dari galaksi-galaksi yang pernah ditelan Bimasakti, seperti Gaia-Enceladus, Sequoia, dan Pontus. Studi ini membantu menjelaskan bagaimana tabrakan dengan galaksi kecil seperti Loki menyuplai gas dan bintang baru, mendorong pembentukan bintang dan membantu Bimasakti menjadi stabil sehingga kehidupan bisa muncul.

Fakta

  • Astronom menemukan sisa galaksi kuno bernama Loki yang ditelan Bimasakti 10–11 miliar tahun lalu.
  • 20 bintang dengan logam sangat rendah ditemukan sekitar 6.500 tahun cahaya dari Matahari sebagai bukti keberadaan Loki.
  • 9 dari bintang Loki bergerak retrograde, melawan arah putaran mayoritas bintang Bimasakti.
  • Loki diperkirakan memiliki massa 1,4 miliar kali massa Matahari sebelum ditelan.
  • Penemuan ini dipublikasikan dalam Monthly Notices of the Royal Astronomical Society oleh tim Federico Sestito.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial