Ilustrasi pria berambut pendek dan kacamata, mengenakan kemeja lengan panjang, berdiri di depan logo BUMN dengan latar peta Indonesia dan ikon komoditas ekspor seperti sawit, batu bara, dan logam.
Ilustrasi pria berambut pendek dan kacamata, mengenakan kemeja lengan panjang, berdiri di depan logo BUMN dengan latar peta Indonesia dan ikon komoditas ekspor seperti sawit, batu bara, dan logam.

Pengangkatan eksekutif asing di posisi kunci BUMN baru bisa jadi pertimbangan bagi rekan kerja yang mengikuti perkembangan tata kelola ekonomi nasional.

WNA Australia Pimpin BUMN Ekspor Baru Alur cerita dan fakta utama

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) resmi ditunjuk sebagai BUMN pengelola ekspor komoditas strategis Indonesia, dengan Luke Thomas Mahony sebagai direktur utamanya. Perusahaan ini akan mengatur ekspor kelapa sawit, batu bara, dan ferroalloy dalam dua tahap: masa transisi dari 1 Juni hingga 31 Agustus 2026, dan implementasi penuh mulai 1 September 2026. Penunjukan Thomas, warga negara Australia, menarik perhatian karena posisinya di lembaga ekonomi strategis yang baru dibentuk.

Luke Thomas sebelumnya menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization di Danantara Indonesia sejak September 2025. Ia juga pernah menjadi Direktur sekaligus Chief Strategy and Technical Officer di PT Vale Indonesia Tbk, serta memiliki pengalaman panjang di perusahaan tambang global seperti BHP Billiton. Latar belakangnya mencakup produksi, proyek, dan pelaporan operasional tambang skala besar.

Dari sisi pendidikan, Thomas lulus dari University of New South Wales (UNSW) dengan gelar sarjana di bidang Mining Engineering. Ia juga meraih tiga gelar magister di bidang Commerce - Finance, Mining Engineering, dan Geomechanics, semuanya dari UNSW. Kombinasi keahlian teknis dan finansial ini menjadi dasar pertimbangan penunjukannya di PT DSI, meskipun statusnya sebagai warga negara asing menimbulkan diskusi publik tentang tata kelola BUMN.

Fakta

  • Luke Thomas Mahony, warga negara Australia, ditunjuk sebagai Direktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) pada 20 Mei 2026.
  • PT DSI adalah BUMN baru yang mengelola ekspor komoditas strategis: kelapa sawit, batu bara, dan ferroalloy.
  • Implementasi penuh PT DSI dimulai 1 September 2026, setelah masa transisi 1 Juni–31 Agustus 2026.
  • Luke sebelumnya menjabat SEVP Business Performance & Optimization di Danantara Indonesia sejak September 2025.
  • Ia pernah menjadi Chief Strategy and Technical Officer di PT Vale Indonesia Tbk dari Juli 2024 hingga Juli 2025.
  • Luke lulus dari University of New South Wales dengan tiga gelar magister: Commerce - Finance, Mining Engineering, dan Geomechanics.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial