Ilustrasi wanita berjas berdiri di depan gedung intelijen AS, dengan latar surat pengunduran diri dan simbol kanker, menatap ke arah pasangan yang sedang dirawat.
Ilustrasi wanita berjas berdiri di depan gedung intelijen AS, dengan latar surat pengunduran diri dan simbol kanker, menatap ke arah pasangan yang sedang dirawat.

Keputusan pribadi ini memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti dinamika kabinet AS.

Pengunduran Diri Bos Intelijen AS Alur cerita dan fakta utama

Tulsi Gabbard, Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat, mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut pada 23 Mei 2026. Ia menyatakan keputusan itu diambil untuk fokus merawat suaminya, Abraham Williams, yang baru didiagnosis menderita kanker tulang langka. Dalam surat yang diunggah di platform X, Gabbard menjelaskan bahwa suaminya akan menghadapi tantangan besar dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, sehingga kehadirannya sebagai pendamping sangat dibutuhkan.

Gabbard, mantan anggota Kongres dari Partai Demokrat, dikenal sebagai pejabat kontroversial yang disebut berselisih dengan Presiden Donald Trump terkait kebijakan luar negeri, khususnya soal perang Iran. Namun, Gedung Putih membantah bahwa pengunduran dirinya terkait tekanan politik. Kepala Staf Trump, Alexa Henning, dan juru bicara Davis Ingle menegaskan bahwa alasan kesehatan keluarga adalah satu-satunya faktor, dan menyebut spekulasi lain sebagai fitnah.

Trump merespons pengunduran diri Gabbard dengan pujian, menyebutnya telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dan mengakui keputusannya untuk mendampingi suami adalah tepat. Wakilnya, Aaron Lukas, kini ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Direktur Intelijen Nasional. Gabbard menjadi wanita keempat yang meninggalkan kabinet Trump dalam beberapa bulan terakhir, menyusul mundurnya sejumlah pejabat tinggi lainnya, meski dalam konteks yang berbeda.

Fakta

  • Tulsi Gabbard mengundurkan diri sebagai Direktur Intelijen Nasional AS pada 23 Mei 2026.
  • Ia mundur untuk merawat suaminya, Abraham Williams, yang didiagnosis kanker tulang langka.
  • Trump menyebut Gabbard telah melakukan pekerjaan luar biasa dan menghormati keputusannya.
  • Wakilnya, Aaron Lukas, ditunjuk sebagai pelaksana tugas direktur.
  • Gedung Putih membantah spekulasi bahwa Gabbard dipaksa mundur karena konflik politik.
  • Gabbard adalah mantan anggota Kongres dari Partai Demokrat yang menikah secara Hindu di Hawaii.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial