
Langkah Struijk ke Timnas Indonesia memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti perkembangan pemain diaspora.

Struijk Semakin Dekat ke Timnas Indonesia Alur cerita dan fakta utama
Pascal Struijk, bek berusia 26 tahun dari klub Liga Inggris Leeds United, dikabarkan semakin dekat dengan proses naturalisasi untuk Timnas Indonesia. Ia memiliki akar keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang lahir di era Hindia Belanda. Pelatih John Herdman diketahui sedang mencari tambahan pemain naturalisasi untuk memperkuat skuad dalam persiapan Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Struijk sebelumnya masih berpeluang membela tiga negara: Belanda, Belgia, dan Indonesia. Namun, peluangnya membela Belgia kini menipis karena ia tidak masuk dalam skuad Piala Dunia 2026. Begitu pula dengan Belanda, yang belum menunjukkan ketertarikan resmi.
Keberadaan Struijk di level tertinggi sepak bola Eropa membuatnya menjadi salah satu pemain diaspora dengan kualitas elite. Yussa Nugraha, pengamat yang kerap menjadi jembatan informasi pemain keturunan, menyebut banyak suporter menjulukinya sebagai 'raja terakhir' pemain diaspora. Jika naturalisasi berhasil, ini akan menjadi penguatan strategis bagi lini pertahanan Timnas Indonesia.
Fakta
- Pascal Struijk, bek Leeds United berusia 26 tahun, dikabarkan masuk dalam program naturalisasi Timnas Indonesia oleh pelatih John Herdman.
- Ia memiliki keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang lahir di era Hindia Belanda.
- Peluang Struijk membela Belgia menipis karena ia tidak masuk skuad Piala Dunia 2026, sementara Belanda belum menunjukkan ketertarikan.
- John Herdman sedang mencari pemain naturalisasi tambahan untuk persiapan Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
- Yussa Nugraha menyebut Struijk sebagai 'raja terakhir' pemain diaspora Indonesia karena kualitas dan pengalamannya di Liga Inggris.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





