
Promosi PSS Sleman membuka babak baru dengan kemungkinan kembalinya Huistra sebagai pelatih utama. Bagi penggemar sepak bola Indonesia atau teman yang mengikuti dinamika tim Jawa, ini bisa jadi perkembangan menarik untuk dibagikan pelan-pelan.

Huistra Kembali Kendalikan PSS Sleman Alur cerita dan fakta utama
PSS Sleman resmi promosi ke Super League, kasta tertinggi sepak bola Indonesia, setelah menyelesaikan musim 2025/26 di Championship dengan performa memadai. Promosi ini membuka jalan bagi Pieter Huistra, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik klub, untuk kembali menjadi pelatih kepala. Huistra sebelumnya pernah melatih PSS Sleman di Liga 1 2024/25, tetapi gagal mencegah degradasi.
Selama musim Championship, manajemen PSS menunjuk Ansyari Lubis sebagai pelatih kepala karena regulasi Liga 2 yang melarang pelatih asing. Namun, Huistra tetap aktif secara teknis, sering terlihat memberikan instruksi dari tribun VIP dalam setiap pertandingan. Kehadirannya yang dominan membuat peran Lubis dinilai lebih bersifat caretaker atau pelatih sementara selama satu musim penuh.
Dengan naiknya PSS ke Super League, regulasi kembali memungkinkan penggunaan pelatih asing. Huistra, mantan pelatih timnas Indonesia dan pernah membawa Borneo FC memuncaki fase reguler Liga 1 2023/24, diproyeksikan akan kembali mengambil kendali langsung di bench. Keputusan resmi manajemen masih ditunggu, tetapi arahnya sudah jelas. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana strategi Huistra akan dikembangkan untuk menghindari kegagalan musim sebelumnya.
Fakta
- PSS Sleman promosi ke Super League setelah tampil di Championship 2025/26.
- Pieter Huistra, sebelumnya direktur teknik, diproyeksikan kembali sebagai pelatih kepala.
- Ansyari Lubis ditunjuk sebagai pelatih kepala selama Championship karena regulasi larang pelatih asing.
- Huistra tetap aktif memberi instruksi dari tribun VIP selama pertandingan musim ini.
- Regulasi Super League memperbolehkan pelatih asing, membuka jalan bagi Huistra kembali ke bench.
- Huistra pernah melatih PSS Sleman di Liga 1 2024/25 tetapi gagal cegah degradasi.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





