Puing-puing pabrik kembang api yang hancur setelah ledakan besar di Liuyang, Hunan, dengan asap mengepul dan petugas penyelamat tengah menyisir lokasi.
Puing-puing pabrik kembang api yang hancur setelah ledakan besar di Liuyang, Hunan, dengan asap mengepul dan petugas penyelamat tengah menyisir lokasi.

Peristiwa ini mengingatkan kembali soal risiko keselamatan di industri kembang api yang masih tinggi. Kalau ada rekan atau keluarga yang mengikuti isu keselamatan kerja, ini bisa dibagikan pelan-pelan.

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Alur cerita dan fakta utama

Ledakan besar terjadi di pabrik kembang api Liuyang Huasheng di kota Liuyang, provinsi Hunan, Tiongkok, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 16.43. Peristiwa ini menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai 61 lainnya. Lokasi pabrik berada di wilayah pedesaan yang dikelilingi pegunungan, dan ledakan menyebabkan hamparan puing yang masih berasap hingga hari berikutnya. Rekaman drone menunjukkan kerusakan parah pada bangunan, dengan petugas penyelamat dan ekskavator melakukan pencarian di antara reruntuhan.

Pemerintah Tiongkok langsung merespons dengan mengerahkan lebih dari 480 petugas penyelamat dan menetapkan zona kendali sejauh 3 kilometer dari lokasi. Presiden Xi Jinping memerintahkan upaya maksimal untuk menangani korban dan menyelidiki pihak yang bertanggung jawab. Polisi telah menahan manajemen perusahaan sambil menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Liuyang dikenal sebagai pusat produksi kembang api utama di Tiongkok, menyumbang sekitar 60% produksi domestik dan 70% ekspor global. Kecelakaan industri di sektor ini bukan hal baru—tahun lalu ledakan serupa di Hunan menewaskan sembilan orang, dan insiden terpisah di toko kembang api Hubei dan Jiangsu Februari lalu menewaskan total 20 orang. Insiden ini kembali mengangkat pertanyaan soal standar keselamatan yang longgar di sektor industri berisiko tinggi.

Fakta

  • Ledakan terjadi pada 4 Mei 2026 sekitar pukul 16.43 di pabrik Liuyang Huasheng, Liuyang, Hunan, China.
  • 21 orang tewas dan 61 lainnya terluka akibat ledakan tersebut.
  • Lebih dari 480 petugas penyelamat dikerahkan dan zona kendali 3 km diterapkan di sekitar lokasi.
  • Polisi telah menahan manajemen perusahaan sementara penyelidikan penyebab kecelakaan masih berlangsung.
  • Liuyang memproduksi sekitar 60% kembang api domestik dan 70% ekspor global dari China.
  • Presiden Xi Jinping memerintahkan upaya maksimal untuk merawat korban dan meminta pertanggungjawaban pihak terkait.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial