
Pemindahan markas ke Tijuana memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti persiapan timnas Iran di Piala Dunia.

Iran pindah markas ke Meksiko jelang Piala Dunia Alur cerita dan fakta utama
Timnas sepak bola Iran memutuskan untuk memindahkan markas pelatihan mereka dari Tucson, Amerika Serikat, ke Tijuana, Meksiko, menjelang Piala Dunia 2026. Keputusan ini diumumkan oleh Mehdi Taj, ketua Asosiasi Sepak Bola Iran, dengan alasan kombinasi logistik dan hubungan diplomatik yang rumit antara Iran dan Amerika Serikat. Lokasi baru di Tijuana berjarak hanya 55 menit dari stadion di Los Angeles tempat Iran akan bertanding.
Selain kedekatan geografis, kemudahan proses visa menjadi faktor penting. Hingga saat pengumuman, tidak satu pun anggota timnas Iran memiliki visa masuk ke AS. Di Meksiko, prosedur administratif lebih terbuka bagi warga negara Iran. Meski FIFA telah disebut menyetujui relokasi markas, konfirmasi resmi masih belum diterbitkan.
Sebelumnya, FIFA menolak permintaan Iran untuk memainkan pertandingan grup di Meksiko, sehingga mereka tetap harus bertanding di Los Angeles melawan Belgia dan Selandia Baru. Laga grup lainnya, yang disebut sebagai 'pertandingan kebanggaan' melawan Mesir, akan digelar di Seattle. Perubahan markas ini mencerminkan tantangan unik yang dihadapi timnas dari negara dengan hubungan internasional sensitif dalam turnamen global.
Fakta
- Iran memindahkan markas dari Tucson, AS ke Tijuana, Meksiko 18 hari sebelum Piala Dunia 2026.
- Keputusan diumumkan oleh Mehdi Taj, ketua Asosiasi Sepak Bola Iran.
- Alasannya termasuk jarak 55 menit ke stadion di Los Angeles dan kesulitan visa di AS.
- Hingga pengumuman, tidak ada anggota timnas Iran yang memiliki visa masuk AS.
- Permohonan pemindahan markas masih menunggu konfirmasi resmi dari FIFA.
- Iran akan main melawan Belgia dan Selandia Baru di Los Angeles, serta Mesir di Seattle.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





