
Pelemahan tajam di tiga bank besar memberi konteks penting untuk rekan atau investor yang mengikuti pergerakan pasar modal pekan ini.

Aksi Jual Asing di Tiga Bank Besar Alur cerita dan fakta utama
Investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) terhadap tiga bank besar di Indonesia senilai total Rp 5,32 triliun sepanjang pekan ini. Bank dengan kode saham BBCA menjadi yang paling banyak dilepas, dengan nilai penjualan mencapai Rp 2,36 triliun, diikuti BBRI sebesar Rp 1,79 triliun dan BMRI sebesar Rp 1,16 triliun. Aksi jual besar-besaran ini menyebabkan harga saham ketiga bank tersebut turun signifikan, dengan BBRI tercatat melemah hingga 10,5% menjadi Rp 3.080.
Pelemahan saham perbankan berdampak luas terhadap indeks pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 6,61% dalam sepekan, sementara kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusut Rp 899 triliun menjadi Rp 12.736 triliun. Secara year-to-date, tekanan jual terhadap saham perbankan terus menguat, dengan total net sell investor asing mencapai Rp 42,80 triliun.
Di tengah tekanan tersebut, sejumlah saham lain justru menjadi incaran. Saham SSMS mencatat net buy tertinggi senilai Rp 824,02 miliar, disusul SRTG dengan Rp 817,61 miliar dan EMAS dengan Rp 492,41 miliar. Pergerakan ini menunjukkan pergeseran alokasi dana investor asing dari sektor perbankan ke saham-saham lain yang dianggap lebih menarik secara fundamental atau valuasi.
Fakta
- Investor asing melakukan net sell terhadap saham BBCA, BBRI, dan BMRI senilai total Rp 5,32 triliun dalam sepekan hingga 24 Mei 2026.
- Saham BBCA mengalami net sell terbesar senilai Rp 2,36 triliun, disusul BBRI Rp 1,79 triliun dan BMRI Rp 1,16 triliun.
- Harga saham BBRI turun 10,50% menjadi Rp 3.080, BBCA turun 5,84% menjadi Rp 6.050, dan BMRI turun lebih dari 2,5% menjadi Rp 4.510 dalam sepekan.
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 6,61% dan kapitalisasi pasar BEI menyusut Rp 899 triliun menjadi Rp 12.736 triliun.
- Secara year-to-date, total net sell investor asing mencapai Rp 42,80 triliun, didominasi oleh sektor perbankan.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





