Ilustrasi Elon Musk dan logo OpenAI dengan latar Mars, menggambarkan ambisi membangun kota di planet merah.
Ilustrasi Elon Musk dan logo OpenAI dengan latar Mars, menggambarkan ambisi membangun kota di planet merah.

Ambisi Elon Musk membangun kota di Mars ternyata sudah lama jadi pertimbangan dalam struktur OpenAI. Kalau ada rekan atau teman yang mengikuti perkembangan AI dan eksplorasi luar angkasa, ini bisa dibagikan pelan-pelan.

Musk Minta Dana Rp1.392 Triliun untuk Mars Alur cerita dan fakta utama

Sidang hukum antara Elon Musk dan OpenAI mengungkap ambisi lama Musk untuk membangun kota di Mars menggunakan dana besar dari perusahaan AI tersebut. Dalam kesaksiannya, Presiden OpenAI Greg Brockman menyatakan bahwa pada 2017, Musk mengusulkan perubahan struktur OpenAI menjadi entitas berorientasi laba, dengan syarat dia mendapat kendali penuh. Alasannya, Musk membutuhkan US$80 miliar — setara Rp1.392 triliun — untuk proyek kolonisasi Mars yang dia impikan.

Musk dikabarkan marah saat permintaan saham mayoritas ditolak, bahkan sampai membawa pergi lukisan hadiah dari tim OpenAI sebagai bentuk protes. Ia kemudian meninggalkan dewan pada 2018. Kini, Musk menuntut ganti rugi US$150 miliar dan pencopotan Sam Altman serta Brockman, dengan dalih OpenAI telah menyimpang dari misi nirlaba awal.

Di sisi lain, OpenAI telah menghimpun lebih dari US$100 miliar dan berpotensi IPO dengan valuasi hingga US$1 triliun. Sementara SpaceX, perusahaan antariksa Musk, juga sedang bersiap untuk IPO besar dan menawarkan insentif saham super kepada Musk jika berhasil membangun koloni permanen di Mars. Persidangan ini tidak hanya soal uang, tapi juga benturan visi antara kecerdasan buatan dan eksplorasi luar angkasa.

Fakta

  • Elon Musk pernah meminta US$80 miliar (Rp1.392 triliun) dari OpenAI untuk membangun kota di Mars, menurut kesaksian Greg Brockman pada sidang 5 Mei 2026.
  • Musk menginginkan kendali penuh atas OpenAI sebagai syarat, dengan alasan hanya dia yang bisa memutuskan kapan melepas kendali tersebut.
  • Greg Brockman bersaksi bahwa Musk marah saat struktur ekuitas OpenAI tidak sesuai keinginannya, lalu membawa pergi lukisan Tesla yang diberikan tim sebagai protes.
  • Musk menuntut ganti rugi US$150 miliar dan pencopotan Sam Altman serta Brockman, dengan klaim OpenAI telah menyimpang dari misi nirlaba.
  • OpenAI telah menghimpun lebih dari US$100 miliar dan berpotensi IPO dengan valuasi hingga US$1 triliun, sementara SpaceX juga diproyeksikan IPO besar tahun ini.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial