Ilustrasi kepiting berjalan menyamping di tepi pantai dengan latar evolusi dari bentuk purba ke bentuk modern.
Ilustrasi kepiting berjalan menyamping di tepi pantai dengan latar evolusi dari bentuk purba ke bentuk modern.

Gerakan menyamping kepiting ternyata warisan leluhur purba 200 juta tahun lalu, konteks menarik untuk teman yang suka fakta unik alam.

Mengapa Kepiting Jalan Menyamping? Alur cerita dan fakta utama

Sebuah penelitian terbaru mengungkap asal mula gerakan menyamping pada kepiting, yang ternyata berasal dari satu kelompok leluhur purba bernama Eubrachyura sekitar 200 juta tahun lalu. Para ilmuwan dari Universitas Nagasaki mengamati 50 spesies kepiting dari berbagai lokasi, mencatat pergerakan mereka, dan memetakan temuan ke dalam pohon evolusi berbasis DNA. Hasilnya menunjukkan bahwa cara berjalan menyamping bukan hanya adaptasi fisik, tetapi juga hasil penyederhanaan kontrol saraf yang membuat gerakan lebih efisien.

Gerakan ini memberi keuntungan besar bagi kelangsungan hidup, terutama dalam melarikan diri dari predator. Evolusi ini melibatkan perubahan kompleks pada otot, ligamen, dan aktivitas saraf, yang juga memengaruhi perilaku seperti mencari makan, menggali, bersosialisasi, dan kawin. Meski tampak sederhana, gerakan menyamping ternyata merupakan hasil adaptasi biologis yang sangat canggih.

Para ahli seperti Andrés Vidal-Gadea dari Illinois State University memuji keluasan spesies yang diteliti, yang memperkuat temuan. Ia menambahkan bahwa sistem gerak ini justru lebih efisien karena hanya dua sendi utama yang melakukan hampir 90 persen kerja gerak. Penelitian ini memberi wawasan penting tentang bagaimana evolusi menyederhanakan sistem kompleks demi kelangsungan hidup.

Fakta

  • Gerakan menyamping kepiting berasal dari leluhur purba Eubrachyura sekitar 200 juta tahun lalu.
  • Penelitian dilakukan oleh Yuuki Kawabata dari Universitas Nagasaki dengan mengamati 50 spesies kepiting dari berbagai lokasi.
  • Gerakan menyamping memberi keuntungan cepat menghindar dari predator dan lebih efisien secara saraf.
  • Hanya dua sendi utama yang melakukan hampir 90 persen kerja gerak pada kaki kepiting.
  • Evolusi ini melibatkan perubahan otot, ligamen, dan aktivitas saraf yang memengaruhi perilaku hidup kepiting.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial