Ilustrasi rudal Oreshnik terbang menuju wilayah Ukraina dengan latar belakang alarm udara dan warga mencari perlindungan, Kyiv di kejauhan.
Ilustrasi rudal Oreshnik terbang menuju wilayah Ukraina dengan latar belakang alarm udara dan warga mencari perlindungan, Kyiv di kejauhan.

Ancaman serangan gabungan ini memberi konteks penting bagi rekan atau teman yang mengikuti perkembangan konflik Ukraina-Rusia.

Rusia Siapkan Serangan Rudal Baru ke Ukraina Alur cerita dan fakta utama

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa intelijen Ukraina menerima informasi mengenai rencana serangan besar-besaran dari Rusia yang dapat terjadi dalam waktu dekat. Data tersebut berasal dari mitra intelijen Amerika Serikat dan Eropa, yang menunjukkan Rusia sedang mempersiapkan serangan menggunakan rudal Oreshnik—sistem rudal strategis yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Zelensky menyebut tanda-tanda persiapan serangan gabungan telah terdeteksi, termasuk terhadap ibu kota Kyiv.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kyiv juga mengonfirmasi ancaman serupa, dengan peringatan bahwa serangan udara signifikan bisa terjadi kapan saja dalam 24 jam ke depan di seluruh wilayah Ukraina. Ini terjadi setelah Rusia melakukan latihan senjata nuklir selama tiga hari yang melibatkan ribuan pasukan.

Rudal Oreshnik sebelumnya telah digunakan dua kali oleh Rusia terhadap Ukraina, yaitu pada November 2024 terhadap pabrik militer dan Januari 2026 terhadap pabrik penerbangan di barat Ukraina, meski dengan hulu ledak konvensional. Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam respons militer setelah serangan drone Ukraina di Starobilsk, wilayah yang diduduki Rusia. Ukraina membantah menargetkan warga sipil dan menyatakan serangan itu ditujukan pada unit drone Rusia.

Fakta

  • Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkap intelijen mendeteksi rencana serangan besar Rusia dalam waktu dekat, termasuk penggunaan rudal Oreshnik.
  • Kedutaan Besar AS di Kyiv memperingatkan potensi serangan udara signifikan dapat terjadi kapan saja dalam 24 jam ke depan di seluruh wilayah Ukraina.
  • Rudal Oreshnik adalah sistem rudal strategis Rusia yang mampu membawa hulu ledak nuklir dan telah digunakan dua kali sebelumnya terhadap Ukraina dengan hulu ledak konvensional.
  • Rusia baru saja menyelesaikan latihan senjata nuklir selama tiga hari yang melibatkan ribuan pasukan di seluruh negeri.
  • Presiden Rusia Vladimir Putin mengancam respons militer setelah serangan drone Ukraina di Starobilsk, wilayah yang diduduki Rusia.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial