Klub sepak bola Persib Bandung merayakan kembali diraihnya lisensi profesional AFC untuk musim 2025/2026, dengan latar warna biru khas tim dan logo AFC.
Klub sepak bola Persib Bandung merayakan kembali diraihnya lisensi profesional AFC untuk musim 2025/2026, dengan latar warna biru khas tim dan logo AFC.

Konsistensi Persib selama 9 tahun memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti perkembangan klub di Asia.

Persib Pertahankan Lisensi AFC Alur cerita dan fakta utama

Persib Bandung kembali meraih lisensi klub profesional dari Asian Football Confederation (AFC) untuk siklus 2025/2026, membuktikan komitmen jangka panjang dalam membangun organisasi sepak bola yang sehat dan profesional. Sejak pertama kali diverifikasi pada 2017, Persib secara konsisten memenuhi seluruh standar yang ditetapkan AFC, mencakup lima aspek utama: aspek olahraga, infrastruktur, administrasi dan personel, legal, serta finansial. Pencapaian ini menunjukkan bahwa klub tidak hanya fokus pada performa tim, tetapi juga pada tata kelola organisasi yang transparan dan berkelanjutan.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menekankan bahwa lisensi ini bukan sekadar formalitas, melainkan representasi dari komitmen klub untuk tumbuh sebagai institusi modern yang berkelanjutan. Persib ingin memastikan pengembangan pemain, penguatan infrastruktur, dan pelayanan kepada Bobotoh tetap menjadi prioritas. Klub juga ingin menjadi representasi positif bagi Bandung dan sepak bola Indonesia di kancah Asia.

Dengan lisensi ini, Persib siap jika mendapatkan slot bermain di Liga Champions Asia 2, seperti dua musim sebelumnya saat menjadi juara liga. Musim ini, Persib tersingkir di babak 16 besar oleh wakil Thailand, Ratchaburi. Namun, keberhasilan mempertahankan lisensi menunjukkan fondasi klub tetap kuat meski belum meraih gelar juara.

Fakta

  • Persib Bandung kembali mendapatkan lisensi klub profesional AFC untuk siklus 2025/2026.
  • Sejak 2017, Persib secara konsisten memenuhi seluruh persyaratan lisensi AFC setiap tahun.
  • Lisensi ini mencakup lima aspek: sporting, infrastruktur, administrasi dan personel, legal, serta finansial.
  • Deputy CEO Persib, Adhitia Putra Herawan, menyatakan lisensi sebagai bukti komitmen jangka panjang klub.
  • Dengan lisensi ini, Persib siap tampil di Liga Champions Asia 2 jika mendapat slot musim depan.
  • Musim ini, Persib tersingkir di babak 16 besar Liga Champions Asia 2 oleh Ratchaburi asal Thailand.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial