Pemain Persib Bandung, Kakang Rudianto, berbicara di depan kerumunan bobotoh di Cianjur, mengungkapkan kesedihan atas kepergian pelatih Bojan Hodak.
Pemain Persib Bandung, Kakang Rudianto, berbicara di depan kerumunan bobotoh di Cianjur, mengungkapkan kesedihan atas kepergian pelatih Bojan Hodak.

Perpisahan dengan pelatih sukses memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti dinamika tim Persib musim depan.

Pelatih Persib Mundur, Kakang Sedih Alur cerita dan fakta utama

Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, memutuskan tidak melanjutkan perannya menjelang musim baru. Ia digantikan oleh asistennya, Igor Tolic, yang selama dua musim menjadi tangan kanan pelatih asal Kroasia itu dalam meraih tiga gelar juara Indonesia Super League secara beruntun. Meskipun tidak lagi menjabat sebagai pelatih utama, Hodak tetap berkontribusi bagi tim dengan menjadi technical advisor atau penasihat teknis Persib.

Pemain seperti Kakang Rudianto mengaku sedih dengan kepergian Hodak, yang dinilai sebagai juru taktik terbaik selama masa kepelatihannya. Namun, Kakang menegaskan komitmennya untuk tetap profesional dan siap bekerja sama dengan pelatih baru. Ia juga berharap Persib bisa mempertahankan tradisi juara pada musim depan.

Kepergian Hodak disambut oleh sambutan hangat dari bobotoh saat pemain pulang ke Cianjur. Kakang dan rekan setimnya Robi Darwis diarak bersama pejabat daerah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tim. Robi menegaskan bahwa target Persib setiap musim selalu satu: juara.

Fakta

  • Bojan Hodak mundur sebagai pelatih kepala Persib Bandung pada 26 Mei 2026.
  • Hodak diangkat sebagai technical advisor, digantikan oleh asisten pelatih Igor Tolic.
  • Persib Bandung meraih tiga gelar juara ISL secara beruntun di bawah asuhan Hodak.
  • Pemain Kakang Rudianto mengaku sedih tetapi tetap profesional menyikapi kepergian pelatih.
  • Target Persib setiap musim adalah juara, menurut pernyataan Robi Darwis.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial