
Sassuolo membuktikan tim promosi bisa bersaing dengan gaya bermain menyerang yang konsisten. Kalau ada teman atau rekan yang mengikuti perkembangan sepak bola Italia, ini bisa dibagikan pelan-pelan.

Gaya Fabio Grosso di Sassuolo Dibandingkan dengan Fabregas Alur cerita dan fakta utama
Sassuolo, tim promosi di Serie A musim 2025-2026, tampil mengejutkan di bawah asuhan pelatih Fabio Grosso. Dengan gaya bermain ofensif berbasis formasi 4-3-3, mereka berhasil konsisten berada di 10 besar klasemen dan lepas dari ancaman degradasi. Pendekatan ini berbeda dari mayoritas tim Serie A yang cenderung bermain aman dengan skema 3-5-2. Grosso dinilai sebagai pelatih modern yang metodis dan rendah hati, dengan latar belakang pengembangan karier dari level junior hingga Serie B.
Perbandingan mulai muncul antara Grosso dan Cesc Fabregas, pelatih muda Como 1907 yang juga menerapkan filosofi modern. Eks agen Grosso, Danilo Caravello, menyebut keduanya sebagai generasi baru pelatih yang berani membawa perubahan. Ia menilai Grosso punya kemampuan membaca permainan yang langka dan berpotensi menukangi klub papan atas di masa depan.
Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi bagian penting dari skuad ini, menunjukkan performa stabil di lini belakang. Keberhasilan Sassuolo tidak hanya soal hasil, tapi juga soal identitas permainan yang konsisten. Musim ini menjadi bukti bahwa tim promosi bisa bersaing dengan filosofi menyerang, asalkan didukung pelatih dengan visi jelas.
Fakta
- Sassuolo tampil di Serie A musim 2025-2026 sebagai tim promosi dan konsisten berada di 10 besar klasemen.
- Pelatih Fabio Grosso menerapkan skema 4-3-3 ofensif, berbeda dari mayoritas tim Serie A yang memilih formasi bertahan.
- Eks agen Fabio Grosso, Danilo Caravello, membandingkannya dengan Cesc Fabregas sebagai pelatih modern generasi baru.
- Jay Idzes merupakan kapten timnas Indonesia yang menjadi bagian penting dari skuad Sassuolo musim ini.
- Caravello menyebut Grosso memiliki kemampuan membaca permainan yang langka dan berpotensi melatih klub papan atas.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





