Pemain Persija Jakarta merayakan kemenangan 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, dalam laga penutup Super League 2025-2026, mencatatkan rekor poin tertinggi sepanjang sejarah Liga 1.
Pemain Persija Jakarta merayakan kemenangan 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, dalam laga penutup Super League 2025-2026, mencatatkan rekor poin tertinggi sepanjang sejarah Liga 1.

Pencapaian 68 poin ini memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti perkembangan Persija di musim ini.

Persija Pecah Rekor Poin Tertinggi Alur cerita dan fakta utama

Persija Jakarta menutup musim Super League 2025-2026 dengan catatan sejarah, memecahkan rekor poin tertinggi sejak bergulirnya Liga 1 pada 2017. Di bawah arahan pelatih Mauricio Souza, tim berjuluk Macan Kemayoran finis di peringkat ketiga dengan koleksi 68 poin. Pencapaian itu melampaui torehan sebelumnya saat meraih 66 poin di musim 2022-2023 di bawah Thomas Doll, bahkan melebihi poin saat mereka menjadi juara Liga 1 pada 2018 dengan 62 poin.

Kemenangan 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, pada pekan ke-33 menjadi penentu rekor tersebut. Meski sempat tertinggal lewat gol Jose Enrique di menit ke-24, Persija bangkit melalui gol Rayhan Hannan dan dwigol Gustavo Almeida di babak kedua. Hasil ini tidak mengubah posisi akhir tim, tetapi menjadi simbol konsistensi selama kompetisi.

Pelatih Mauricio Souza mengaku bangga atas capaian tim, meski menyayangkan bahwa rekor poin tertinggi tidak dibarengi dengan gelar juara. Ia menilai torehan ini mencerminkan perjalanan kompetitif Persija sepanjang musim, meskipun target utama juara liga belum tercapai.

Fakta

  • Persija Jakarta finis di peringkat ketiga pada Super League 2025-2026 dengan 68 poin.
  • Persija menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, pada 16 Mei 2026.
  • Kemenangan itu membawa Persija memecahkan rekor poin tertinggi sepanjang era Liga 1 sejak 2017.
  • Sebelumnya, rekor tertinggi dipegang oleh tim musim 2022-2023 di bawah Thomas Doll dengan 66 poin.
  • Pelatih Mauricio Souza menyatakan bangga atas pencapaian tim meski gagal meraih gelar juara.
  • Gustavo Almeida mencetak dua gol (64', 66') dan Rayhan Hannan satu gol (26') setelah Persik unggul lewat Jose Enrique (24').

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial