
Perjuangan Cremonese masih tergantung pada tiga laga tersisa. Kalau ada teman yang mengikuti nasib tim promosi di Serie A, ini bisa dibagikan pelan-pelan.

Pesan Terakhir Giampaolo untuk Bertahan di Serie A Alur cerita dan fakta utama
Cremonese kembali menelan kekalahan penting dalam perburuan untuk bertahan di Serie A musim 2025–2026. Dalam pertandingan pekan ke-35 melawan Lazio, mereka kalah 1-2 setelah unggul lebih dulu lewat gol Federico Bonazzoli di menit ke-29. Dua gol balasan dari Gustav Isakseen dan Tijjani Noslin membalikkan keadaan, termasuk gol penentu di menit 92. Hasil ini membuat Cremonese tertahan di peringkat ke-18 dengan 28 poin, tertinggal empat angka dari Lecce di posisi ke-17.
Pelatih Marco Giampaolo menyebut kekalahan ini sulit diterima, meski ia mengakui perjuangan keras para pemain. Ia menekankan pentingnya fokus dan tanggung jawab kolektif menjelang tiga laga tersisa. Menurutnya, moral tim harus segera dipulihkan demi mengejar peluang bertahan di kasta tertinggi Italia.
Saat ini, Cremonese wajib memenangkan semua pertandingan sisa untuk punya harapan lolos dari degradasi. Tekanan terus membesar, terutama setelah kekalahan beruntun dan penurunan posisi di klasemen. Nasib mereka masih bergantung pada performa dan hasil dari tim-tim lain di papan bawah.
Fakta
- Cremonese kalah 1-2 dari Lazio pada pekan ke-35 Serie A 2025–2026 di Stadion Giovani Zini, Senin (4/5/2026).
- Federico Bonazzoli mencetak gol pertama untuk Cremonese di menit ke-29, sebelum dua gol Lazio oleh Gustav Isakseen (53') dan Tijjani Noslin (90+2').
- Cremonese berada di peringkat ke-18 dengan 28 poin, tertinggal empat poin dari Lecce di posisi ke-17.
- Masih ada tiga pertandingan tersisa yang wajib dimenangkan Cremonese untuk bertahan di Serie A.
- Pelatih Marco Giampaolo menyebut kekalahan ini 'tidak dapat diterima' dan menekankan pentingnya perjuangan hingga akhir.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





