
Penemuan bahwa lubang hitam lahir lebih dulu dari galaksinya memberi konteks baru untuk teman yang tertarik pada asal-usul alam semesta.

Lubang hitam raksasa lahir sebelum galaksi Alur cerita dan fakta utama
Teleskop Luar Angkasa James Webb berhasil memecahkan misteri objek kosmik 'Little Red Dots' dengan menemukan bahwa lubang hitam supermasif ternyata bisa terbentuk sebelum galaksi induknya. Objek bernama Abell2744-QSO1 (QSO1) ini sudah ada sekitar 700 juta tahun setelah Big Bang, dan data menunjukkan lubang hitam di pusatnya memiliki massa 50 juta kali lipat massa matahari — setara dengan 66% dari total massa objek tersebut. Temuan ini membantah teori lama yang menyatakan lubang hitam tumbuh perlahan setelah galaksi terbentuk.
Pengamatan dilakukan dengan bantuan lensa gravitasi dari kluster galaksi Abell 2744, yang memperbesar cahaya QSO1. Menggunakan instrumen NIRSpec di JWST, tim peneliti menganalisis pola rotasi gas di sekitar pusat objek dan menemukan pola Keplerian yang sempurna — bukti langsung adanya konsentrasi massa sangat padat, yaitu lubang hitam supermasif. Ini adalah pengukuran langsung pertama terhadap massa lubang hitam di satu miliar tahun pertama setelah Big Bang.
Temuan ini mendukung hipotesis bahwa lubang hitam purba tidak terbentuk dari runtuhnya bintang, melainkan langsung dari keruntuhan awan gas masif. Gravitasi lubang hitam raksasa ini kemudian menarik materi di sekitarnya untuk membentuk galaksi. Penemuan ini memicu peninjauan ulang terhadap model pembentukan struktur alam semesta dan membuka jalan bagi pencarian objek serupa untuk memperdalam pemahaman kosmologi awal.
Fakta
- Teleskop James Webb mengidentifikasi objek 'Little Red Dot' Abell2744-QSO1 yang sudah ada 700 juta tahun setelah Big Bang.
- Lubang hitam di pusat QSO1 memiliki massa 50 juta kali massa matahari dan membentuk 66% dari total massa objek.
- Data rotasi gas menunjukkan pola Keplerian, membuktikan adanya lubang hitam supermasif sebelum galaksi terbentuk.
- Penemuan ini membantah teori lama bahwa lubang hitam tumbuh setelah galaksi terbentuk.
- Lensa gravitasi dari kluster galaksi Abell 2744 memperjelas pengamatan objek sangat jauh.
- Studi dipublikasikan di jurnal Nature dan Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





