
Keterbukaan Iran terhadap peran China memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti dinamika diplomatik di balik blokade Selat Hormuz.

Iran Terbuka Bantuan China Selesaikan Konflik Alur cerita dan fakta utama
Iran membuka ruang bagi peran China dalam menengahi konfliknya dengan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait blokade Selat Hormuz. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan kesiapan negaranya menerima bantuan dari negara mana pun yang memiliki kapasitas diplomasi, dengan menyoroti hubungan strategis antara Iran dan China. Araghchi menekankan bahwa niat baik Beijing dihargai, terutama dalam upaya membuka kembali jalur pelayaran internasional yang krusial.
Namun di sisi lain, Iran tetap menunjukkan keraguan mendalam terhadap niat Amerika Serikat dalam proses perundingan damai. Araghchi secara terbuka menyebut ketidakpercayaan terhadap Presiden Donald Trump sebagai hambatan utama, meskipun Teheran bersedia melanjutkan negosiasi jika AS menunjukkan komitmen nyata terhadap kesepakatan yang adil dan seimbang. Pernyataan ini disampaikan saat ia menghadiri pertemuan negara-negara BRICS di India.
Di Beijing, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Presiden Xi Jinping menawarkan bantuan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menegaskan bahwa China tidak akan membantu Iran secara militer. Namun, pemerintah Tiongkok belum memberikan konfirmasi resmi atas pernyataan tersebut. Situasi di Selat Hormuz tetap memanas sejak Iran memblokade jalur pelayaran pada 28 Februari sebagai bagian dari konflik dengan AS dan Israel.
Fakta
- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan keterbukaan terhadap bantuan China dalam menyelesaikan konflik dengan AS.
- Iran memblokade Selat Hormuz sejak 28 Februari 2026 sebagai bagian dari konflik dengan AS dan Israel.
- Araghchi menyebut ketidakpercayaan terhadap niat Presiden AS Donald Trump sebagai penghambat utama perundingan damai.
- Presiden China Xi Jinping diklaim menawarkan bantuan untuk membuka kembali Selat Hormuz dalam pertemuan dengan Trump di Beijing.
- Trump menyatakan Xi Jinping menjamin China tidak akan mengirim peralatan militer ke Iran untuk melawan AS dan Israel.
- Pemerintah Tiongkok belum memberikan konfirmasi resmi atas pernyataan Xi Jinping tersebut.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





