Ilustrasi Emily Blunt dan Tom Cruise dalam kostum eksoskeleton berat di lokasi syuting Edge of Tomorrow, tampak kelelahan namun tertawa bersama.
Ilustrasi Emily Blunt dan Tom Cruise dalam kostum eksoskeleton berat di lokasi syuting Edge of Tomorrow, tampak kelelahan namun tertawa bersama.

Candaan tajam di tengah kelelahan bisa jadi perekat tak terduga, memberi konteks ringan untuk teman yang mengikuti dinamika aktris dan rekan kerjanya.

Candaan Kasar Tom Cruise yang Bikin Chemistry Mereka Melekat Alur cerita dan fakta utama

Aktris Emily Blunt mengungkap momen tak terduga selama syuting film fiksi ilmiah 'Edge of Tomorrow' (2014) bersama Tom Cruise. Mereka harus memakai kostum eksoskeleton yang sangat berat dan tidak fleksibel, membuat proses syuting menjadi ekstrem secara fisik. Di tengah kelelahan, Blunt sempat menangis di lokasi syuting karena merasa kewalahan.

Tom Cruise merespons dengan candaan tajam namun santai, menyuruh Blunt untuk berhenti bersikap seperti pengecut. Alih-alih tersinggung, Blunt malah tertawa lepas, dan momen itu menjadi titik balik kedekatan mereka. Chemistry yang terbentuk tidak hanya muncul di layar, tetapi juga bertahan di luar set.

Blunt menekankan bahwa meski gaya interaksi mereka penuh candaan keras, ada rasa hormat yang kuat di antara keduanya. Mereka sama-sama menghargai perjuangan fisik yang dibutuhkan untuk proyek tersebut. Selera humor di tengah tekanan menjadi kunci menjaga semangat selama produksi berlangsung.

Fakta

  • Emily Blunt dan Tom Cruise membintangi film fiksi ilmiah 'Edge of Tomorrow' pada 2014.
  • Kostum eksoskeleton yang digunakan selama syuting sangat berat dan tidak fleksibel, membuat aktor kesulitan bergerak.
  • Blunt sempat menangis karena kelelahan, lalu Cruise menanggapinya dengan candaan 'Jangan jadi pengecut'.
  • Candaan Cruise justru mempererat hubungan mereka dan menjadi dasar chemistry kuat di film tersebut.
  • Blunt menyebut selera humor di tengah tekanan fisik sebagai kunci keberhasilan syuting.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial