
Janji tidak ada PHK hingga akhir tahun memberi konteks ringan untuk rekan kerja yang mengikuti dinamika perusahaan teknologi besar.

Zuckerberg janjikan stabilitas untuk karyawan Meta Alur cerita dan fakta utama
Perusahaan teknologi Meta, induk dari Facebook, Instagram, dan WhatsApp, melakukan pemangkasan besar terhadap sekitar 8.000 karyawan pada Mei 2026. Pemutusan hubungan kerja (PHK) ini setara dengan 10 persen dari total tenaga kerja perusahaan. Pemberitahuan dikirim secara bertahap mulai dari kawasan Asia, Eropa, hingga Amerika Serikat, memicu kebingungan dan ketidakpastian di kalangan staf.
Dalam surat internal, CEO Mark Zuckerberg menyampaikan dua janji utama kepada karyawan yang tersisa. Pertama, tidak akan ada lagi PHK besar-besaran di sisa tahun 2026. Kedua, perusahaan berjanji memperbaiki transparansi komunikasi internal yang selama ini dikritik buruk oleh karyawan.
Bagi karyawan yang terkena dampak di AS, Meta menawarkan paket pesangon berupa 16 minggu gaji pokok ditambah dua minggu tambahan untuk setiap tahun masa kerja, serta asuransi kesehatan selama 18 bulan. Namun, kepastian jangka panjang tetap diragukan, mengingat CFO Susan Li sebelumnya menyatakan ketidakpastian soal jumlah staf ideal yang dibutuhkan perusahaan saat ini.
Fakta
- Meta memangkas sekitar 8.000 karyawan pada 20 Mei 2026, setara 10 persen dari total tenaga kerja.
- CEO Mark Zuckerberg berjanji tidak akan ada PHK besar-besaran lagi di sisa tahun 2026.
- Zuckerberg mengakui komunikasi internal menjelang PHK sangat buruk dan berjanji memperbaikinya.
- Karyawan AS yang terkena PHK mendapat 16 minggu gaji pokok ditambah tambahan dua minggu per tahun kerja, serta asuransi kesehatan 18 bulan.
- CFO Meta Susan Li menyatakan ketidakpastian soal jumlah staf ideal perusahaan saat ini.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





