
Perbandingan langsung ini memberi konteks ringan untuk teman yang sedang memilih motor listrik di bawah Rp32 juta.

Bandingkan Spesifikasi Viper dan Fox 350 Alur cerita dan fakta utama
Persaingan di pasar motor listrik Indonesia semakin ketat dengan masuknya VinFast Viper dari Vietnam yang langsung menantang dominasi Polytron Fox 350. VinFast Viper, yang mulai dibuka untuk pemesanan awal Mei 2026, menawarkan desain sporty dan teknologi terkini dengan tenaga maksimal 5.200 watt dan kecepatan puncak 90 km/jam. Sementara itu, Polytron Fox 350, motor listrik rakitan lokal, unggul dalam akselerasi dan mencapai kecepatan puncak 95 km/jam berkat torsi instan 187 Nm.
Dalam hal jarak tempuh, VinFast Viper unggul dengan klaim 145 km per pengisian penuh, dibandingkan Fox 350 yang mencapai 130 km. Namun, Polytron menang telak dalam waktu pengisian daya—hanya 4–5 jam dibandingkan 9 jam milik VinFast. Keduanya mengusung konsep battery swapping dan menawarkan skema sewa baterai untuk meringankan biaya awal.
Harga menjadi pembeda utama: Polytron Fox 350 lebih terjangkau dengan opsi sewa baterai Rp16,5 juta dan pembelian baterai Rp28,5 juta. VinFast Viper lebih mahal, mulai dari Rp24,41 juta untuk paket sewa dan Rp31,69 juta untuk pembelian baterai. Perbedaan harga ini membuat pertarungan antara produk impor dan lokal semakin menarik di segmen motor listrik bawah 30 juta.
Fakta
- VinFast Viper diluncurkan untuk pemesanan awal dari 20 Mei hingga 20 Juni 2026.
- Polytron Fox 350 memiliki kecepatan puncak 95 km/jam, sedikit lebih tinggi dari VinFast Viper yang mencapai 90 km/jam.
- VinFast Viper menawarkan jarak tempuh 145 km, sementara Polytron Fox 350 mencapai 130 km.
- Polytron Fox 350 hanya butuh 4–5 jam untuk mengisi daya, sedangkan VinFast Viper butuh 9 jam.
- Harga Polytron Fox 350 dengan sewa baterai adalah Rp16,5 juta, lebih murah dari VinFast Viper yang dibanderol Rp24,41 juta untuk skema serupa.
- Polytron menawarkan skema Battery as a Service (BaaS) dengan biaya langganan Rp200 ribu per bulan.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





