
Perubahan ini layak dipantau lagi, terutama untuk teman yang ingin melihat konteks di balik judulnya.

Oliver Glasner dan 375 Hari Ajaib di Palace Alur cerita dan fakta utama
Oliver Glasner mencatatkan sejarah bersama Crystal Palace dengan mempersembahkan tiga trofi utama dalam rentang 375 hari: Piala FA, Piala Super Inggris, dan juara UEFA Conference League. Kedatangannya pada akhir 2023 diinisiasi oleh direktur olahraga Dougie Freedman, yang meyakinkan ketua klub Steve Parish untuk menunjuk pelatih asal Austria ini meski minim pengalaman di Liga Premier. Glasner mengambil alih setelah Roy Hodgson mundur pada Februari dan langsung mengubah mentalitas tim dari sekadar bertahan menjadi pengejar gelar.
Puncaknya, Palace mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final Conference League di Leipzig pada 27 Mei 2026, sekaligus menjadi laga perpisahan Glasner sebagai pelatih utama. Gelandang Adam Wharton menyebutnya sebagai salah satu manajer terbaik dalam sejarah klub karena mampu mengubah cara tim bersaing. Namun, kemenangan di Wembley atas Manchester City di final Piala FA sempat diikuti kabar buruk: UEFA menjatuhkan sanksi pada awal Juli, menghentikan rencana Palace tampil di Liga Europa musim depan.
Sanksi tersebut menjadi bayang-bayang di tengah euforia kemenangan. Meski demikian, warisan Glasner tetap monumental. Ia membuktikan bahwa tim kelas menengah bisa meraih kejayaan dengan strategi dan visi yang tepat. Masa depan Palace tanpa Glasner menjadi pertanyaan besar, terlebih dengan sanksi yang menghambat langkah mereka di kompetisi Eropa.
Fakta
- Oliver Glasner meninggalkan Crystal Palace setelah memimpin tim meraih tiga trofi dalam 375 hari.
- Trofi yang diraih termasuk Piala FA, Piala Super Inggris, dan juara UEFA Conference League 2026.
- Final Conference League dimenangkan 1-0 atas Rayo Vallecano di Leipzig pada 27 Mei 2026.
- UEFA menjatuhkan sanksi pada Crystal Palace pada awal Juli 2026, menghentikan partisipasi mereka di Liga Europa.
- Steve Parish menunjuk Glasner setelah pertemuan diatur oleh direktur olahraga Dougie Freedman.
- Gelandang Adam Wharton menyebut Glasner sebagai salah satu manajer terbaik dalam sejarah klub.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





