
Inovasi robot mecha yang bisa berubah dari dua ke empat kaki ini memberi konteks ringan untuk teman yang tertarik dengan masa depan teknologi transportasi.

Robot Mecha GD01 Bisa Dikendarai Alur cerita dan fakta utama
Perusahaan teknologi China, Unitree, telah meluncurkan robot mecha transformable pertama yang diproduksi secara massal, bernama GD01. Robot setinggi hampir tiga meter ini dirancang agar bisa dikendarai manusia dan mampu berpindah antara mode berjalan dua kaki dan empat kaki secara cepat. Meski dipromosikan sebagai kendaraan berawak, rekaman menunjukkan operator sering mengendalikannya dari jarak jauh karena akses ke kokpit yang masih sulit.
GD01 dibangun dengan kerangka paduan titanium dan aluminium kelas dirgantara, dilapisi material karbon untuk kekuatan dan ringan. Berat sistem komputasinya sekitar 500 kg, dan perusahaan menyebutnya sebagai terobosan untuk kebutuhan transportasi sipil. Namun, desain ergonomis dan keamanan operasional masih menjadi tantangan sebelum bisa digunakan luas.
Robot ini ditawarkan dengan harga mulai dari USD 572.000 (sekitar Rp10,1 miliar), jauh lebih mahal daripada produk Unitree lain seperti model H1 yang dibanderol USD 90.000. Meski ambisius, keberhasilan komersialisasi GD01 akan bergantung pada peningkatan aksesibilitas dan kejelasan penggunaan nyata di dunia nyata.
Fakta
- Unitree, perusahaan teknologi dari Hangzhou, China, mengembangkan robot mecha transformable GD01 yang bisa berjalan dua atau empat kaki.
- GD01 setinggi hampir tiga meter, berbobot sistem komputasi 500 kg, dan dibangun dengan kerangka titanium-aluminium serta pelapis karbon.
- Robot ini dipasarkan mulai dari USD 572.000 (Rp10,1 miliar) dan diklaim sebagai mecha transformable pertama dalam produksi massal.
- Meski dirancang untuk dikendarai manusia, video menunjukkan operator sering mengendalikannya dari jarak jauh karena akses kokpit yang sulit.
- Unitree sebelumnya telah menjual robot seperti model R1-D seharga USD 4.290 dan H1 seharga USD 90.000.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





