
Perubahan ini layak dipantau lagi, terutama untuk teman yang ingin melihat konteks di balik judulnya.

H&M hengkang dari Indonesia Alur cerita dan fakta utama
Ritel fesyen asal Swedia, H&M, akan menutup gerainya di Indonesia sebagai bagian dari restrukturisasi global. Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah, membenarkan rencana tersebut, namun menekankan bahwa penutupan toko bukan tanda sepi pengunjung, melainkan pergantian merek di lokasi yang sama. Toko-toko yang ditinggalkan H&M akan langsung diisi oleh brand lain yang dikelola operator mal.
Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menyebut tekanan bisnis global turut memengaruhi kinerja H&M di Indonesia. Secara global, H&M berencana menutup 160 gerai tambahan pada 2026 setelah sebelumnya sudah menutup 163 gerai, sambil memperkuat bisnis e-commerce dan fokus pada lokasi yang paling menguntungkan.
Dalam laporan keuangan, H&M menyebut optimalisasi portofolio toko memberi dampak negatif jangka pendek pada penjualan kuartal pertama 2026. Namun, perusahaan memperkirakan efeknya akan sedikit positif sepanjang tahun. Perubahan strategi ini didorong oleh pergeseran perilaku konsumen yang lebih memilih belanja online dan mencari nilai lebih, serta tekanan ekonomi global yang membuat loyalitas terhadap toko fisik menurun.
Fakta
- H&M akan menutup gerainya di Indonesia sebagai bagian dari restrukturisasi global.
- Sebanyak 160 gerai H&M direncanakan tutup di seluruh dunia pada 2026.
- Lokasi toko H&M yang tutup akan langsung diisi oleh brand lain di pusat perbelanjaan.
- Penutupan toko berdampak negatif pada penjualan kuartal pertama 2026, menurut laporan H&M.
- H&M beralih fokus ke e-commerce dan lokasi yang paling menguntungkan secara global.
- Perilaku konsumen yang beralih ke online dan mencari nilai jadi alasan utama restrukturisasi.
Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial





