Ilustrasi rumah dengan tanda peringatan privasi, layar ponsel menampilkan unggahan Facebook, dan siluet ART sedang merekam dari balik pintu.
Ilustrasi rumah dengan tanda peringatan privasi, layar ponsel menampilkan unggahan Facebook, dan siluet ART sedang merekam dari balik pintu.

Pelanggaran privasi oleh ART ini berdampak langsung pada rasa aman keluarga dan kondisi psikologis anak-anak. Kalau ada teman atau keluarga yang mengikuti isu privasi digital, ini bisa dibagikan pelan-pelan.

ART Rekam Privasi, Unggah ke Facebook Alur cerita dan fakta utama

Perseteruan antara Rien Wartia Trigina alias Erin, mantan istri Andre Taulany, dengan mantan asisten rumah tangganya (ART), Hera, memasuki babak baru. Erin membantah tuduhan penganiayaan dan justru mengungkap pelanggaran serius terhadap privasi keluarganya. Ia menyatakan bahwa ART tersebut diam-diam merekam berbagai area di rumahnya, termasuk ruang tamu, kolam renang, dan kamar anak-anak, lalu mengunggahnya ke akun Facebook pribadi tanpa izin.

Rekaman tersebut tidak hanya mencakup aktivitas sehari-hari, tetapi juga kendaraan pribadi dengan pelat nomor yang terlihat jelas. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi tindakan kriminal, seperti perampokan, karena detail rumah dan aksesibilitasnya tersebar luas. Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, menegaskan bahwa ini bukan sekadar pelanggaran etika kerja, melainkan ancaman keamanan nyata yang bisa dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab.

Dampaknya juga dirasakan secara psikologis oleh anak-anak Erin. Salah satunya mengaku marah dan terganggu karena videonya diunggah tanpa izin. Kasus ini bermula dari laporan ART bernama Hera yang mengaku menjadi korban penganiayaan oleh Erin. Namun, Erin membantah semua tuduhan dan malah melaporkan balik ART dan penyalurnya atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

Fakta

  • Erin Taulany membantah tuduhan penganiayaan oleh mantan ART-nya, Hera, dan mengungkap pelanggaran privasi berupa perekaman area rumah tanpa izin.
  • Mantan ART merekam ruang tamu, kolam renang, kamar anak-anak, dan mobil Erin, lalu mengunggahnya ke akun Facebook pribadinya.
  • Pelat nomor kendaraan Erin terekspos jelas dalam video, menimbulkan kekhawatiran risiko kriminal seperti perampokan.
  • Anak Erin merasa terganggu setelah mengetahui aktivitas pribadinya di rumah diunggah ke media sosial tanpa izin.
  • Kuasa hukum Erin, Sunan Kalijaga, menyebut tindakan ART sebagai ancaman keamanan, bukan sekadar pelanggaran etika kerja.
  • Erin melaporkan balik ART dan penyalurnya atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial