Ilustrasi dua pemain konsol bermain bersama di ruang keluarga, dengan layar menampilkan karakter game dan ikon teman online.
Ilustrasi dua pemain konsol bermain bersama di ruang keluarga, dengan layar menampilkan karakter game dan ikon teman online.

Ketertarikan pada game eksklusif tetap kuat, tetapi ikatan sosial lewat sesi mabar juga jadi penentu utama, konteks penting bagi teman atau rekan yang mengikuti tren gaming.

Kenapa Gamer Tetap Setia pada Konsol? Alur cerita dan fakta utama

Di tengah kemajuan pesat PC gaming, konsol seperti PlayStation dan Xbox masih mempertahankan loyalitas pemain setia. Survei Q1 2026 oleh Circana menunjukkan 41 persen gamer memilih konsol karena adanya game eksklusif yang tidak tersedia di platform lain, seperti seri God of War atau Spider-Man. Namun angka ini turun 8 persen dibanding tahun sebelumnya, menandai pergeseran motivasi.

Alasan kedua terpopuler, yang hampir menyamai dominasi game eksklusif, adalah keberadaan teman dan keluarga di platform yang sama. Banyak pemain PS5 tetap setia bukan demi game eksklusif, melainkan karena ekosistem sosial mereka—tempat mereka biasa main bareng (mabar)—terbentuk di konsol tersebut.

Perusahaan seperti Sony dan Microsoft pun menyesuaikan strategi. Sony memilih tidak terlalu agresif membawa game eksklusifnya ke Steam, karena keuntungan dari penjualan konsol lebih besar daripada penjualan tambahan di PC. Microsoft juga berhati-hati, dengan bos Xbox Asha Sharma menekankan pentingnya keputusan strategis, bukan keputusan cepat.

Fakta

  • 41% gamer memilih konsol karena ada game eksklusif yang ingin dimainkan, menurut survei Circana Q1 2026.
  • Angka tersebut turun 8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
  • Alasan kedua terpopuler adalah teman dan keluarga yang juga bermain di konsol yang sama.
  • Sony memilih tidak membawa game eksklusif seperti Spider-Man 2 ke Steam secara penuh demi menjaga daya tarik PS5.
  • Microsoft meluncurkan Project Helix, konsol next-gen berbasis arsitektur PC, untuk tetap relevan di pasar yang berubah.
  • Bos Xbox Asha Sharma menekankan pentingnya keputusan strategis dalam kebijakan eksklusivitas game.

Eksplainer berita visual Canto. Alat AI dapat membantu proses produksi. Kebijakan editorial